Breaking News

Merajut Silaturahmi Di WARKOP CHECK POINT Pallangga

GOWA SATU SUARA  - Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa Propinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) adalah jalur trans propinsi yang menghubungkan antara kabupaten Gowa dengan kabupaten lainnya seperti Takalar, Jeneponto, Bantaeng hingga ke Bulukumba. Saat ini disepanjang jalan mulai dari Jembatan kembar Sungguminasa hingga ke kecamatan Bontonompo mulai banyak dibuka toko kuliner dan warung kopi (warkop) atau cafe. 

Salah satu yang cukup populer di masyarakat Pallangga ialah Warkop Cek Poin (WCP) yang sudah buka dan ramai pengunjung sejak jam 09:00 wita.
Lokasinya di jalan Poros Pallangga No.22 Pos Cek Poin Kampung Jangka, Kabupaten Gowa. 

Mulai pagi hingga tengah malam Pengunjung akan masuk silih berganti, saat warkop mulai di buka.

Pemilik Warkop Cek Poin (WCP) , H. Syarif dg. Siajang menceritakan awalnya merintis usaha warkop bermula dengan merubah tempat usahanya dari Toko ATK. photo copy menjadi warkop di Komplek ruko miliknya  di Jalan Poros Pallangga No.22 Pos Cek Poin Kampung Jangka.

"Saat itu tahun 2018 , coba-coba berfikir membuka warkop untuk karyawan yang ada disekitar kompleks ruko, namun kemudian ternyata banyak penikmat kopi yang mulai berdatangan dan punya pasar sendiri, alhamdulillah sekarang sudah memiliki pelanggan tetap," terangnya kepada gowa.satusuara Sabtu(27/5/2023).

Ada beberapa menu minuman yang disiapkan untuk pengunjung diantaranya kopi dan soft drink.

"Tapi yang paling banyak peminat itu kopi  karena penikmat kopi suka menyeruput sambil berinternet, yang mana kami sediakan khusus pelanggan Wifi gratis, dan juga fasilitas musholla "jelasnya.
Salah satu pelanggan setia Warkop Cek Poin (WCP) pak Ical menuturkan "saya setiap hari minum kopi disini, bisa sampai 2-3 kali dalam sehari, dan ini berlangsung semenjak warkop ini awal buka hingga sekarang".

"Rasa dan aroma kopi disini pas di lidah, juga soal harga sangat ekonomis. Suasana disini sangat nyaman dan terbuka serta memiliki parkir yang luas, bisa melihat aktifitas disekitar warkop seperti kegiatan usaha percetakan, sekaligus menambah pertemanan" tambahnya.

Setelah berjalan setahun wabah pandemi masuk ke Indonesia, usaha warkop Cek Poin tetap bisa eksis . Bahkan sekarang telah memiliki banyak pelanggan tetap.

"Kuncinya bagaimana membangun chemistry antara pelanggan dan tetap menjaga cita rasa kopi, " bebernya.


© Copyright 2022 - GOWA SATU SUARA